[tweetmeme source="farhanvsgnk" service="bit.ly" only_single=false] Tidung island is a perfect lovely escapade! Satu kalimat itu cukup untuk menggambarkan trip saya kali ini.

Udah lama saya ingin pergi ke salah satu pulau di Kepulauan Seribu. Gugusan kepulauan yang terletak di laut utara Jakarta ini menyimpan berbagai cerita yang tidak bisa saya temui di Jakarta. Dan tiap pulau mempunyai ceritanya masing-masing. Kebetulan, salah satu sepupu saya beberapa bulan lalu merried dengan salah satu penduduk asli pulau Tidung, salah satu pulau di kepulauan Seribu. Dan ketika long weekend ini saya diajak untuk mengunjungi rumah Bang Faroel, suami sepupu saya, dengan senang hati saya terima. Lagi pula, kebetulan teman-teman saya juga ingin berkunjung ke sana, perfect time!

Jumat, 02/04/10 pagi-pagi sekali saya berangkat dari Muara Angke, sekitar jam 6 pagi sampai di dermaga, ternyata dapat kapal ke dua. Hari itu ada tiga kapal yang berangkat dari Muara Angke ke Pulau Tidung. Kapal pertama sudah penuh dan langsung berangkat jam 06.00. Jam 06.30, kapal ke dua sudah penuh dengan penumpang dan siap berangkat.

Perairan Laut Jakarta merupakan salah satu perairan dengan lalu lintas kapal tersibuk di laut Jawa, letaknya yang berdekatan dengan selat Sunda menjadikan perairan ini cukup sibuk dilalui oleh banyak kapal besar dan beberapa tanker. Dan jarak tempuh 2-3 jam dari Jakarta ke Pulau Tidung lumayan menyenangkan karena banyak pemandangan yang bisa dilihat selama perjalanan. Termasuk melihat kapal-kapal tanker besar yang melintas. Dan kalau beruntung, kamu bisa melihat rombongan ikan lumba-lumba yang berenang di permukaan, seperti penumpang di sebelah saya, langsung histeris senang melihat rombongan lumba-lumba muncul ke permukaan.

Setelah satu setengah jam perjalanan, mulai terlihat beberapa pulau yang bisa dilihat dari atas kapal. Pulau Bidadari, pulau Untung Jawa, dan beberapa pulau kecil lainnya. Dan sekitar satu jam berikutnya, merapatlah kapal di pulau Tidung. Yeay!

Ada apa sih di Tidung? Pulau Tidung terkenal dengan jembatan panjang yang menghubungkan pulau Tidung Besar dengan Tidung kecil. Salah satu spot menarik yang banyak ditulis para traveler yang pernah berkunjung ke pulau ini. Pulau ini berjarak hanya 2,5 - 3 jam perjalanan dari Muara Angke atau Pelabuhan Marina untuk sampai ke pulau ini. Pulau ini juga merupakan pulau terbesar di Kepulauan Seribu.

Apa yang harus kamu lakukan ketika pertama kali sampai? Yup, sewa sepeda! Pulau ini terlalu luas untuk dinikmati dengan berjalan kaki, jadi sewa sepeda menjadi solusi yang tepat. Lagi pula, keliling pulau dengan bersepeda itu kegiatan paling menyenangkan di pulau ini. Mulai dari melewati rumah-rumah penduduk yang ramah dan murah senyum tiap kali kami melintas, sampai bersepedaan melewati bibir pantai sambil mengejar sunset. That was relaxing! haha. Dan lokasi pertama yang banyak dikunjungi para traveler pastilah jembatan penghubung antara Tidung Besar dan Tidung Kecil. Jembatan ini cukup menarik untuk dikunjungi. Apalagi jika dinikmati di sore hari ketika cuaca tidak begitu panas, dan angin laut berhembus melewati pulau.  Dan kalian harus coba ini: lompat bebas dari atas jembatan!hoho, cukup menguji adrenalin!

Untuk yang suka snorkeling, di pulau-pulau sekitar Tidung, seperti pulau Air dan pulau Karung Beras juga 'katanya' lokasi yang bagus untuk snorkeling. Sayang , kemarin kondisi cuaca yang buruk menghalangi kita untuk membuktikan keindahan dua spot itu. Padahal penyewaan alat snorkeling cukup murah di sana , cuma Rp. 35,000 dan sewa kapal 250,000 - 300,000 seharian, satu kapal bisa mengangkut 10 orang lebih.

Dan jika igin mengejar sunset, bersepedalah ke ujung barat pulau ini,  kamu akan mendapat spot menarik untuk melihat sunset di sini. Amazing evening! Tips:

  • Datang sepagi mungkin, karena kapal selalu berangkat tepat waktu (berangkat jam 7 pagi) dan kalau nggak tahan dengan bau ikan, pakai masker bisa cukup membantu. Update ongkos kapal: Rp. 33,000.
  • Cari penginapan murah. Banyak warga yang menyewakan rumahnya untuk dijadikan homestay bagi traveler, jadi nggak usah khawatir nggak dapat penginapan. Harga standar di pulau ini untuk penginapan semalam itu adalah 200,000 s.d 300,000 semalam. Tapi kalau mau aman sih, cari agent yang bisa mempersiapkan kebutuhan kamu selama di pulau ini. Selisih harga juga tidak berbeda jauh kok,semua harga memang telah distandarisasi di sini. Coba hubungi Anca - Island Adventure (08568282297), recommended buat kamu yang ingin well-prepared.

Kabar baik untuk para traveler yang ingin ke pulau Tidung, mulai tanggal 1 April kemarin, penyeberangan kapal dari Muara Angke ke pulau Tidung ataupun sebaliknya, kini ada dua kali tiap harinya. Pagi jam 07.00 dan siang hari jam 13.00. Jadi, bisa lebih mudah untuk berkunjung ke sana.

So, udah punya rencana weekend ini?

3 Comments