Saya bertemu lagi dengan pengamen itu. Masih dengan gaya yang sama, jeans belel dan cukup kaos lusuhnya.
Melihatnya bermain gitar, membuat pikiran saya melayang beberapa tahun ke belakang. Merengek minta dibelikan gitar, ingin belajar alat musik petik itu. Di benak saya, orang dengan gitar di pangkuannya selalu terlihat lebih 'cowo' dan gagah. Keren pisanlah pokoknya. Tapi sampai sekarang, tak pernah mahir saya memainkannya.

Berubahkah pandangan saya sekarang? Tidak. Mereka yang mahir bermain gitar tetap keren di mata saya. Saya iri.

Sudah lagu ke empat, Ia belum juga berhenti. Dan tak sadar saya menikmatinya.

Jakarta, 16/06/10 Powered by Telkomsel BlackBerry®

Posted via email from farhanvsgnk

Comment