“Orang Indonesia itu hiperaktif ya?”, Tanya Yasmina, seorang User Experience Expert dari Indonesia yang bekerja di Vodafone di Jerman, ketika berbicara di FreSh beberapa waktu yang lalu. Seketika audience tertawa dan tersipu malu harus mengakui kebenaran itu. Pertanyaan itu dilontarkan olehnya setelah mendapatkan jawaban atas pertanyaan bosnya tentang perilaku social media user di Indonesia. “Ya, sejujurnya saya ke Indonesia saat ini karena disuruh bos saya, sekali waktu dia bertanya ke saya”, “Hey, Yasmina, whats wrong with your people? A lot of keywords were come from bahasa!” ujar Yasmina menirukan pertanyaan bos-nya. Yasmina yang mengaku tidak tahu mengenai jawaban ini akhirnya kembali ke Indonesia untuk mengamati hal ini. Kesimpulan awal dia adalah, orang Indonesia itu hiperaktif. Kehadiran social media bahkan membuat kehiperaktifan (bener gak yah bahasanya?) mereka semakin menjadi-jadi. Well, benar juga sih, hehe. Dia bertanya sekali lagi kepada audiens, “how often do you update your twitter in a day? I bet you don’t know the answer”, She smiles.

Di tempat dan waktu terpisah, tepatnya Sabtu lalu (14/08), saya menghadiri diskusi tentang Social Media di Salihara. Kali ini topiknya tetap sama, membahas fenomena social media di Indonesia. Salah satu pembicara, Roby Muhammad, yang juga merupakan doctor di bidang sociology dari Columbia University, menyatakan bahwa pelaku social media di Indonesia itu adalah orang-orang yang enerjik dan maniak narsis. “Gimana enggak? Coba lihat Ariel, udah narsis (direkam), enerjik pula (dengan lebih dari satu)”, ujarnya bercanda.

Harus diakui, kebutuhan orang kita untuk eksis, narsis, ditambah kehiperaktifan kita dalam menggunakan social media membuat penetrasi social media di Indonesia begitu meningkat pesat. Data terbaru menunjukkan, dari tambahan 93 juta pengguna internet dunia di bulan Juni 2010 (dibandingkan Juni 2009) yang mengunjungi twitter.com, paling banyak datang dari Indonesia, yaitu sebesar 20,8 persen. Disusul Brasil (20,5 %), dan Venezuela (19%). Sumber: ComScore.com.

Meskipun begitu, peningkatan pengguna social media ini sayangnya masih belum dibarengi dengan peningkatan mutu informasi yang tersebar di dalamnya. Banyak banget keywords nggak penting wara-wiri di trending topic list di twitter. Lihat saja beberapa keywords yang belakangan menjadi tren di twitter seperti ‘Keong Racun’, ‘nonton IMB’, dan terakhir ‘Bieber-Selena Gomez pacaran’.

Geez, semoga hiperaktif mereka bisa lebih tersalurkan dengan baik ..

Comment