bukan ini bukan tentang film, tapi sekedar sharing saya mengenai social networking. Social Networking itu luar biasa memang amplifikasinya. Saya sendiri sudah merasakannya, bahkan di lingkungan pertemanan yang bisa dibilang tidak terlalu luas. Coba deh hitung-hitung sendiri, berapa banyak keuntungan yang kalian bisa dapatkan dari lingkungan pertemananmu? Apakah hanya sekedar teman untuk jalan,  partner untuk melakukan kegiatan bersama yang disukai, atau bahkan sampai menemukan rekan bisnis? Semua keuntungan tersebut bisa kamu dapetin sih, yah tinggal disesuaikan objective yang ingin kamu dapetin dari networkmu.

Dari jaringan pertemanan yang saya miliki sekarang, saya sudah mendapatkan beberapa keuntungan pribadi. Dari tidak kehabisan ide untuk menghabiskan weekend, after office break, dapet teman traveling bareng, sampai mendapatkan pekerjaan dan beberapa peluang pekerjaan lainnya juga merupakan beberapa keuntungan dari network yang saya miliki.

Dulu, saya tidak pernah membayangkan bahwa jaringan pertemanan yang kita bangun itu bisa benar-benar bermanfaat. Mungkin dulu motivasi saya untuk berteman dengan banyak orang itu cuma biar nggak dibilang kuper, atau biar bisa lebih eksis saja. Semua itu tidak salah, bagus malah. Karena dari motivasi yang dangkal itu saja bisa dijadikan awal untuk membangun jaringan kamu. Seiring berjalannya waktu, mungkin kamu akan menyadari bahwa jaringan yang sudah dibangun ternyata memberikan manfaat jauh lebih besar dibanding hanya kebutuhan untuk eksis. Dan suatu saat kamu akan menikmatinya!

Jadi teringat perkataan Alderina mengomentari pertanyaan iseng saya waktu itu. Saya bertanya, "eh, kamu tuh sering banget sih pergi ke acara-acara itu dan bertemu banyak orang? kalo misalkan acaranya gak seru dan orang-orangnya gak asik gimana?", dia menjawab, "Yah han, selain memang aku suka ketemu orang-orang baru, hitung-hitung investasi. Berteman itu kan kaya investasi, siapa tau suatu saat berguna. Kan investasi juga begitu, ada yang menguntungkan ada juga yang berujung gagal, ya kan?". Sejenak saya berpikir..kemudian tersenyum dan berkata, "hmm.. benar juga."

*Jika kalian masih SMA , dan sudah menyadari hal ini. maka bersyukurlah. Kalian selangkah lebih maju.

Comment