Dia mengaku tidak tahu harus menjawab apa ketika putrinya yang masih berusia 3 tahun bertanya, "Pa, Mama ke mana?" Siapa tak bergetar mendengar kalimat itu. Malam itu putrinya tertidur pulas di dalam kamar. Tidak ada perasaan risau di dahinya. Tenang, seperti malam-malam sebelumnya. Siapa yang tahu bahwa di luar, para tetamu sedang membacakan surat Yassin atas kepulangan ibunya kembali ke Sang Khalik.

Saya tidak sempat melihat anak kecil itu terbangun dan melihat apa yang terjadi hari itu. Saya mungkin tidak sanggup melihatnya. Setiap kata-kata yang keluar darinya mungkin akan membuat kaki saya bergetar, lidah kelu dan mata berkaca-kaca.

Sementara Ayahnya akan menghadapi hal itu, mau tidak mau.

.19/05/11.

 

Comment