"Niat kita saat itu cuma satu, nyobain trip bareng! kayanya seru kan tuh kalau kita trip ke luar negeri bareng!" Saya tidak tahu harus mulai dari mana cerita perjalanan pertama saya dengan @ayubski. Kesan pertama saya cuma satu: asli ribet! beneran. :D

Jumat kemarin, 3 Februari 2012, saya dan @ayubski akhirnya traveling bareng ke Singapura. Trip selama 3 hari 2 malam ini sudah direncanakan dari setahun sebelumnya. Iya, emang lama banget. Saking lamanya bahkan kita sempat break selama rentang waktu setahun tersebut, yaelaaah padahal Singapur doang!

Niat kita saat itu cuma satu, nyobain trip bareng! kayanya seru kan tuh kalau kita trip ke luar negeri bareng! Nah, dimulai dengan Singapura dulu deh yang paling deket. Dan setelah mencari tanggal yang tepat mengikuti kalender @ayubski (kalender kantor_red) ketemulah tanggal 3-5 Februari 2012 kemarin. Yak berangkat!

Dalam salah satu perjalanan saya (tapi lupa ke mana, sepertinya ke Gili), pernah terlintas di kepala, "I wish you (@ayubski_red) were here with me". *uhuk* Dan ketika saat itu tiba, saat di mana kita melakukan perjalanan bersama, saya menemukan fakta bahwa, pergi berdua pasangan itu tidak selalu menyenangkan, hehe. No, ini bukan masalah sepihak keluhan saya tentang partner trip saya, tapi ini karena sayanya aja yang memang susah berkompromi dengan yang justru tidak berjarak dengan saya. Kadang saya bisa sangat egois jika bersama dengan orang yang mempunyai kedekatan hubungan macam ini.

Memadukan dua kepala kami dalam satu perjalanan bersama ternyata memang bukan hal yang mudah buat saya.  Pasti ada saja kejadian yang membuat perjalanan saat itu menjadi tidak asik! Bahkan untuk masalah yang sangat sepele, seperti kehabisan dollar,  susah cari ATM, foto yang gak bagus, nyari barang titipan orang, nyari oleh-oleh, dan hal kecil nggak penting lainnya. Untuk hal-hal sepele kaya gitu yang bahkan sering banget kejadian di Jakarta, ketika di sana entah kenapa saya sempat emosi banget sampai sempat bergumam, "there will be no second trip like this!"  hehe..

Tapi somehow, in some cases, @ayubski ini bisa berpikir lebih tenang dari saya dan membantu  mengambil keputusan di saat saya bingung dan panik ketika terjadi hal-hal yang di luar rencana. Mungkin itu bisa jadi sisi positif ketika punya partner trip. Dia bisa muncul dengan jalan keluar  secara tidak terduga dan akhirnya bisa menyelesaikan masalah.

Dan trip pertama kita juga tidak jelek-jelek banget kok sebenarnya! banyak cerita yang bisa saya ingat dan tulis, seperti berhasil meyakinkan Dhika yang takut naik roller coaster untuk nyobain Human-nya Galactica dan The Mummies adv, nonton akrobatik show di Espalanade rekomendasi @ayubski yang tadinya saya pikir malesin eh ternyata keren banget. Sampai kejadian paling epic di hari terakhir, shopping rally di hari terakhir yang berlanjut sampai rally beneran mengejar pesawat gara-gara informasi yang kurang jelas dari Airlines soal jam keberangkatan pesawat pulang di Changi Airport.

It was fun, indeed!

2 Comments