open water diver

Yeay, tiket untuk menikmati keindahan laut Indonesia di depan mata!  Saya akhirnya  dapat Diving license setelah mengambil open water course di Sanur & Tulamben, Bali, selama 3 hari.

Berawal dari tiga atau empat bulan yang lalu, saya berkesempatan untuk discovery diving di tempat yang sama, waktu itu kebetulan tim dan client mengadakan outing ke Bali. Salah satu agendanya adalah Discovery Diving di Tulamben. Itu adalah salah satu momen terindah di tahun ini, untuk pertama kalinya diving di laut dan tidak hanya melihat keindahan laut dan biota di bawah sana, tapi juga melihat ship wreck kapal perang USS peninggalan Perang Dunia II. It was awesome!

Tadinya saya terpikir untuk ambil license di Jakarta, sekembalinya dari Bali, biar lebih dekat karena open water test-nya di Pulau Seribu. Tetapi setelah tanya sana-sini, ambil license di Jakarta membutuhkan beberapa kali pertemuan sampai kita benar-benar open water dan mendapatkan license. Kenapa saya nggak menunggu beberapa bulan lagi saja, sampai saya kembali ke Tulamben untuk ambil intensive course beberapa hari di sini? Karena kata dive guide saya waktu itu, bli Gombong, cuma butuh 3 hari sampai kita bisa mendapatkan diving license. 

"Tulamben memang dive spot paling pas buat memperkenalkan diving ke orang awam", komentar om Ricky Pesik di Twitter, ketika mengetahui saya habis discovery di sana. "Di Pulau Seribu lo gak akan nemu yang kaya gini", ujar Willy, pemegang advance diver. Saya belum pernah menyelam di Kepulauan Seribu, tapi saya jadi terpancing untuk mengambil license di Tulamben, karena sensasi penyelaman pertama saya itu benar-benar nggak bisa diungkapin lagi kerennya. Bayangin, Ship wreck jon!

Gayung bersambut, keinginan saya buat balik lagi ke Tulamben ini disambut oleh Maul, dia yang menginisiasi discovery di Tulamben ketika outing ini juga akhirnya memutuskan untuk ambil license juga. Cocoklah!

Sampai akhirnya dia menghubungi kembali BIDP , operator diving kita saat itu. Ternyata jika dihitung-hitung cost untuk ambil license di Bali hampir tidak jauh berbeda dibanding di Jakarta. Dan yang pasti lebih seru di Bali, karena sekalian liburan, hehe. Dan keputusan kita nggak salah. Setelah menyempatkan beberapa hari mengambil online course di Jakarta, di Bali kita langsung belajar di kolam pada hari pertama. Hari ke-2 dan ke-3 kita langsung open water di Tulamben.  Hari ke-4 kita sudah pegang license-nya. Yak secepat itu jon.

Selain itu, kemarin kita dapat instrukturnya helpful banget, namanya bli Kadek. Dia ngajarin kita step by step cara menyelam yang baik, mulai dari detil bagaimana menyiapkan alat-alat, mengatur buoyancy level, cara berkomunikasi di dalam air, dan juga tindakan yang harus dilakukan jika mengalami trouble ketika menyelam. Pokoknya kombinasi online course dan intensive dive di kolam dan open water benar-benar sangat efektif dan efisien untuk kita menguasai teknik penyelaman.

So, menyelam di mana kita habis ini? hehe.

open water at Tulamben

2 Comments