Random! Tiba-tiba Kamis (30/1/14) malam, setelah menghabiskan minum masing-masing dan ngobrol ngalor ngidul di salah satu lounge di Senopati, Budi, Erpe, Dhika dan saya kembali melontarkan ide random. Kalau waktu itu kita random mau lihat pantai, kali ini kita random mau lihat gunung, haha. Karena gunung paling deket ya Puncak, maka kita putuskan ke sana, nggak tau juga di Puncak mau ngapain haha Akhirnya kita coba ajak Ochi, siapatau dia bisa ikut, karena kalau cuma kita berempat, takut hal-hal aneh kejadian lagi :p. Dan, Ochi datang dengan ide brilian, dia bilang kalau di Puncak dia mau cobain Poffertjes. Lah, yang lain nggak ada yang percaya kalau di sana ada Poffertjes, ada juga jagung bakar, indomie rebus/goreng pake telorya, sate PSK, mamang-mamang penjual kupluk, dan kampung arab. Makin-makin lah kita mau ke sana, cuma mau buktiin omongan Ochi, haha.

...Di tengah jalan sempet mikir puter balik, gara-gara hujan gak berhenti-berhenti di tol...

Tapi akhirnya kita sampai juga sih di Warung Pengkolan Puncak (WPP Group). Dan menemukan bahwa legenda Poffertjes di Puncak itu benar adanya. Selamat Ochi, kamu berhasil terhindar dari ejekan kami! Kali ini kamu benar!

poffertjes

Comment