image.jpg

Tahun lalu saya mendapatkan Open Water Dive License di BIDP, Sanur, Bali. Ya, nggak terasa sudah satu tahun saja saya menjadi open water diver. Log-nya baru 17 terakhir saya cek. Dari 17 dive log tersebut, saya merasa perlu untuk menambah skill menyelam saya. Akhirnya saya putuskan untuk mengambil Advanced Licensed di Bali lagi, kali ini saya berencana untuk ambil di Nusa Lembongan.

 

Kenapa di Nusa Lembongan? Karena selain memang ingin diving di Lembongan, ada Willy yang sedang freelance jadi Dive Master di Lembongan Dive Center. Melihat update-annya di Path, tampaknya seru juga diving di Lembongan. Ditambah good recommendation dari Willy yang menyatakan bahwa para Dive Master dan Instructor di LDC sangat mengedepankan safety saat menyelam, saya semakin tergugah untuk mengambil Advanced di sini. Jadi, ketika tahu Jepri ingin mengambil Open Water Licensed-nya di BIDP dan Maul juga meneruskan ambil Advance di tempat yang sama, maka berangkatlah saya nebeng trip mereka buat melipir ke Nusa Lembongan! 

 

Saya berangkat ke Bali dengan Jepri hari Jumat pagi, menyusul Maul yang sudah sampai di Bali malam sebelumnya. Sementara Jepri dijemput oleh staf dari BIDP sesampainya di bandara Ngurah Rai, saya dan Maul dijemput supir dari LDC yang mengantar kita ke Sanur untuk naik boat ke Nusa Lembongan. Yes, saya berhasil mengajak Maul untuk fun dive dulu di Lembongan sebelum dia ambil course-nya besok harinya di Tulamben.

 

Sesuai jadwal, tiba di Lembongan kita langsung dijemput oleh Willy untuk kemudian langsung berangkat diving. Kita dapat jadwal dive hari itu ke Crystal Bay dan Toya Pakeh. Katanya lagi musim Mola mola di Crystal Bay, penasaran ingin bertemu Mola mola! Tapi mengingat Willy yang membutuhkan waktu tiga bulan diving di Lembongan sampai dia bertemu mola pertamanya, kita put low expectation aja untuk dive kali ini.

 

Dive pertama, jam 11 kita turun di Crystal Bay. Suhu air saat itu dingin sekali! Kata Willy, Crystal Bay memang dive site dengan temperatur suhu airnya bisa mencapai 22 derajat celcius di kedalaman 11-20 m, itulah alasan Mola-Mola sering muncul di sini, karena (cmiiw) Mola-Mola hanya menyelam di kedalaman tertentu di mana suhu airnya lebih dingin, dan tidak banyak dive site yang dengan kedalaman 11-20 m yang mempunyai suhu sedingin itu.

 

Mendengar brief Willy sebelum descend, rasanya tidak se-awkward yang dia khawatirkan. Padahal, ini pertama kalinya saya dan Maul diving di-guide Willy yang kini resmi sebagai Dive Master. Mungkin karena kita pernah diving bareng juga sebelumnya, tapi statusnya saat itu Willy belum jadi Dive Master, dan saya resmi cemen banget waktu itu masih suka positive/negative buoyancy dan udah sering dikawal sama Willy, jadinya kaya ketemu Dive Buddy. Willy saat itu juga udah kelihatan 'beda level' sih sama kita yang nubie ini. Anyway, banggalah saya log book saya ditandatangani oleh Willy! segan.

 

Bertemu Mola & Manta Rays

Tampaknya kita sedang beruntung sekali hari ini, we saw a Mola on our first dive at Crystal Bay, Nusa Penida! a Giant Fish! really amazed with his size. Lewat tepat di belakang saya, ketika sedang menunggu di satu spot di Crystal Bay. Sayang sekali saya nggak sempat merekamnya.

 

Tapi ada satu creature bawah laut yang pesonanya sungguh nggak bisa saya lupakan sampai saat ini. Yang menjadi salah satu impian saya sejak diving pertama kali. Bertemu Manta Rays. Dan kami bertemu dengan Manta Rays di hari ke dua diving di Manta Bays, Nusa Penida. Tidak hanya bertemu, kami bermain-main bersama mereka hampir 30 menit lamanya. Mereka hanya berputar-berputar di atas kita, indah sekali. That was the most beautiful moment since i dive so far! Kali ini saya beruntung sempat merekam dan dibantu oleh footage dari Willy, saya berhasil mendokumentasikannya kali ini. Wanna see how its look like? Enjoy this video!

http://youtu.be/YEIB5WVgHSo

 

Catatan perjalanan:

Cost PADI Advanced Open Water di Lembongan Dive Center : IDR 3.000.000 / 5 dives (exclude penginapan) Speedboat Sanur - Nusa Lembongan: IDR 50,000 - 125,000

image.jpg

Comment